17
May
10

Secuil tentang Produk Susu Sapi

Kali ini mau menebus janji untuk menulis tentang susu. Sesedikit yang saya tahu. Selamat membaca.

Per kata, susu adalah makanan cair yang diproduksi oleh kelenjar susu mamalia betina. Dalam istilah, kata susu juga digunakan untuk cairan pengganti susu (nah lho!) yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, misalnya susu kedelai (atau /coconut milk/ dalam perbendaharaan istilah bahasa Inggris).

Sedangkan definisi susu secara kimiawi adalah emulsi campuran zat yang tidak saling larut) butiran lemak dalam cairan berbahan dasar air. Dalam kata lain, kandungan terbesar susu adalah air dan lemak.

Susu mentah

Susu mentah adalah *susu yang tidak diproses*, baik pasteurisasi (pemanasan) maupun homogenisasi (perlakuan tekanan udara terhadap susu untuk mencegah krim terpisah dari cairan) sebelum dikonsumsi oleh manusia. Rasanya berbeda dibandingkan dengan susu yang diproses, begitu juga dengan kemudahan cernanya.

Tidak ada kesepakatan yang definitif apakah susu mentah lebih menyehatkan dibandingkan dengan susu yang diproses lebih dulu. Yang pasti, susu mentah *lebih berisiko* menyebabkan penyakit akibat
kemungkinan hadirnya mikroorganisme patogen.

Sanitasi dapat mencegah kontaminasi sebisa mungkin. Tapi memastikan matinya kontaminan patogen *lebih penting* daripada menjunjung selisih nutrisi antara susu mentah dan susu terproses. Lagipula, susu *bukan makanan utama* manusia (kecuali pada 1 tahun pertama kehidupan). Bagian besar nutrisi anda diperoleh dari makanan dengan pola konsumsi yang sesuai piramida makanan.

Di artikel ini dijelaskan mengapa susu segar mentah memiliki segala keuntungan dibandingkan dengan susu segar yang diproses, khususnya pasteurisasi. Jika ingin membacanya, harap diingat bahwa tulisan tersebut dibuat tahun *1938* saat teknologi
pasteurisasi masih sangat terbatas, jadi mungkin *tidak* lagi s*epenuhnya berlaku* saat ini.

Pihak yang *mendukung* konsumsi susu mentah misalnya Realmilk (sumber artikel yang saya sebut di paragraf sebelum ini). Para pendukung susu mentah punya segala alasan untuk mengatakan bahwa susu mentah adalah yang terbaik. Mereka bahkan mengklaim bahwa anak sapi yang diberi susu pasteurisasi akan mati sebelum dewasa. Mereka percaya:

* Pasteurisasi membunuh sebagian besar (jika tidak semua) mikroorganisme alami (termasuk yang menguntungkan karena membantu proses pencernaan dan
metabolisme susu) dan merusak banyak kandungan nutrisi.

* Bakteri baik (probiotik /pasti pernah denger dong di iklan?/:mrgreen: ) meningkatkan kesehatan dengan cara menekan jumlah bakteri jahat dan membantu mencegah pertumbuhan ragi di usus, misalnya Candida

* Pasteurisasi menghancurkan enzim yang membantu proses pencernaan. Laktase adalah enzim yang diproduksi oleh bakteri yang terdapat pada susu mentah -yang tidak dipasteurisasi- yang membantu pencernaan gula susu (laktosa ), sehingga segelintir ‘penderita’ intoleransi laktosa
dapat mengonsumsi produk susu non-pasteurisasi.

* Pada /whole milk/ (maksudnya, susu yang utuh dengan segala apapun yang ada secara alami di dalamnya) dan percaya bahwa lemak dalam susu mentah dapat meningkatkan kesehatan.

Membeli susu langsung dari peternakan dapat (sekali lagi: /dapat/! *tidak* harus berarti ‘/selalu/’) berarti mendapatkan susu yang usianya baru beberapa menit, atau maksimal jam, yang jika didinginkan dengan layak dapat bertahan selama 8 hari. Berlawanan dengan kebanyakan susu pasteurisasi yang dijual di supermarket, yang berumur 5-6 hari.

Pihak yang *menentang* konsumsi susu mentah misalnya adalah US-FDA. Berikut adalah penggalan dari artikelnya (FDA Consumer magazine, September-October 2004 Issue ):

Meminum susu mentah atau produk-susu dalam keadaan mentah adalah seperti “bermain rolet Rusia
(berjudi) dengan kesehatan anda,” ujar John Sheehan, direktur Divisi Keamanan Produk Susu dan Telur di FDA. “Kami mendapati sejumlah kasus kejadian
penyakit yang menular lewat makanan setiap tahunnya yang berkaitan dengan konsumsi susu mentah.”

Pada tahun 2001, lebih dari 300 orang di Amerika Serikat jatuh sakit setelah minum susu mentah atau makan keju yang dibuat dari susu mentah. Sedangkan pada tahun 2002, hampir 200 orang sakit akibat hal yang sama, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC , Centers for Disease Control and Prevention).

Susu mentah dapat menjadi *inang bagi organisme patogen* (penyebab penyakit), seperti bakteri /campylobacter/, /escherichia/, /listeria/, /salmonella/, /yersinia/, dan /brucella/. Gejala umum
dari penyakit yang bersumber dari makanan (yang mengandung bakteri-bakteri tersebut) adalah diare, kram perut, demam, sakit kepala, muntah-muntah, dan lemas.

Kebanyakan orang yang sehat, pulih dari penyakit yang bersumber dari makanan dalam waktu singkat, tapi beberapa orang dapat mengalami sekumpulan gejala yang sifatnya kronis, parah, atau bahkan mengancam jiwa.

Orang-orang dengan kekebalan tubuh yang (me)lemah, misalnya manula, anak-anak, dan yang mengalami penyakit atau dalam kondisi tertentu, paling berisiko terhadap infeksi patogen yang mungkin terdapat dalam susu mentah.

Pada ibu hamil, penyakit yang disebabkan oleh /Listeria monocytogenes/ dapat mengakibatkan keguguran, kematian janin, atau bayi-baru-lahir yang sakit atau mati. Sedangkan infeksi yang
disebabkan oleh /Escherichia coli /bisa menyebabkan sindrom hemolytic uremic, suatu kondisi yang dapat menyebabkan gagal ginjal dan kematian.

Beberapa penyakit yang dapat dicegah oleh proses pasteurisasi adalah tuberkulosis, diphteri, polio, salmonelosis, radang tenggorokan (bakterial), demam scarlet, dan tipus.

Susu segar

Jenis susu ini hanya sedikit berbeda dengan susu mentah. Susu mentah pasti ™ tidak diproses. Sedangkan susu segar (yang diedarkan oleh penjual berkendara motor dengan tabung sebesar tabung gas, misalnya) sebagian ada yang sudah dipasteurisasi dulu di peternakan.

Karena itu, saya cenderung pada pengertian bahwa susu segar adalah ‘/whole milk/’, susu hasil perahan yang *tidak ditambahkan apa-apa* dan *tidak mengalami proses yang mengubah bentuknya*.

Untuk tahu apakah susu segar berstatus mentah atau dipasteurisasi lebih dulu, tanyakan pada penjualnya.

Sayangnya, karena susu segar juga ada yang tidak berlabel (hanya berjudul ‘susu segar’), kita tidak bisa tahu apakah susu ditambahi air, vitamin, pengawet, perasa, diproses dulu, atau sudah diskim (diambil lemak susunya). Ada baiknya untuk hanya membeli susu segar dari produsen, pengedar atau pengecer yang sudah anda kenal baik dan dipercaya.

Susu pasteurisasi

Pasteurisasi adalah proses memanaskan makanan dengan tujuan *membunuh organisme patogen (dapat menyebabkan penyakit) seperti bakteri virus, protozoa , jamur
(kapang), dan ragi.

Tidak seperti sterilisasi
yang mematikan semua mikroorganisme baik yang patogen maupun
yang menguntungkan. Pasteurisasi *mengurangi* jumlah mikroorganisme hidup hingga *tidak lagi berisiko menyebabkan penyakit* (dengan asumsi produk yang telah dipasteurisasi disimpan dalam keadaan dingin dan dikonsumsi sebelum tanggal kadaluarsa).

Segolongan orang berpendapat bahwa kasein
dalam susu pasteurisasi telah berubah menjadi beta-casomorphin-
, yang diduga ada hubungannya dengan autisme. Argumentasi ini didasarkan pada *pengetahuan yang kurang layak* tentang pencernaan kasein.

Yang mengubah kasein menjadi casomorphin adalah sistem pencernaan manusia, *bukan* proses pasteurisasi susu. Dengan demikian sumber kasein, apapun bentuknya (susu pasteurisasi, keju, yogurt, dan lain-lain), hasil cernanya tetap sama.

Sebagai tambahan, kasein tidak terdegradasi pada temperatur proses pasteurisasi, tapi terkoagulasi (tergumpalkan) pada saat dididihkan. Ini menjelaskan mengapa susu yang dididihkan memiliki konsistensi
(penampakan ‘kesatuan bentuk’) yang berbeda. Dan karena itulah, *sebaiknya susu tidak dididihkan*.

/Untuk definisi pendidihan sendiri, sila simak boiling
agar *tidak rancu* dengan pernyataan ‘kalau begitu saat susu dipanaskan dengan pasteurisasi atau UHT maka kaseinnya rusak, karena susunya dididihkan’./

Susu UHT (Ultra-High Temperature processing)

Susu UHT
tidak berbeda jauh dengan susu pasteurisasi. Sama-sama dengan panas (tapi temperaturnya berbeda), sama-sama memperhitungkan waktu pemanasan, yang keduanya bertujuan untuk meminimasi mikroorganisme patogen namun tetap
menjaga keutuhan kandungan gizi (kerusakan sesedikit mungkin).

Bedanya dengan pasteurisasi, UHT *membunuh semua mikroorganisme*. Karena itu, susu UHT dikenal juga dengan sebutan *susu steril*.

Susu PasteurisasiSusu Pasteurisasi

Membedakan produk susu pasteurisasi dan susu UHT

Kemasan

Susu pasteurisasi biasanya dikemas dalam kotak karton dengan *bagian atas menyerupai bentuk atap rumah* (limas segiempat). Dulu untuk membuka kemasan harus dengan merobeknya (*sistem cubit-tarik, /pinch-pull/*). Sekarang kebanyakan sudah memakai *tutup berulir*, mirip tutup botol sirup.

Sedangkan kemasan susu UHT biasanya berbentuk balok dengan *bagian atas mendatar*. Dulu untuk membuka kemasan, bagian tepi atas kotak harus ditarik lalu digunting. Sekarang kebanyakan sudah memakai tutup */flip-top/*, dengan segel dalam berupa lembaran alumunium.

/Update 12 Maret 2007/

/Sekarang sudah ada beberapa merek susu UHT dengan kemasan kantong (biasa disebut susu bantal) dan botol (kecil maupun besar, biasanya botolnya punya lekuk supaya mudah digenggam). Perlakuannya tetap sama dengan susu UHT kemasan kotak./

Tempat penyimpanan

Susu pasteurisasi HARUS disimpan di *lemari pendingin*. Tak ada pilihan lain. Dengan begitu anda tak akan menemukannya di rak biasa (tak berpendingin) bersama produk minuman atau susu lain.

Sedangkan susu UHT dapat disimpan di *rak biasa atau lemari pendingin*. Umumnya di rak biasa, demi penghematan. Dan kalau ada yang diletakkan di lemari pendingin, itu adalah layanan ekstra untuk pelanggan yang suka produk dingin.

Shelf-life

Umur simpan susu pasteurisasi *maksimal 1 minggu* terhitung sejak tanggal produksi. Catatan penting, umur simpan ini dipengaruhi oleh temperatur penyimpanan (biasanya tertera di kemasan). Dengan begitu, semakin tinggi temperatur penyimpanan, semakin singkat umur simpannya (mencapai beberapa jam saja).

Umur simpan susu UHT bisa *mencapai 6 bulan hingga 1 tahun* terhitung sejak tanggal produksi, tergantung proses dan produsennya. Dengan catatan, jika sudah dibuka, maka umur simpan (yang berbulan-bulan itu) tidak berlaku lagi dan sisa susu (jika tidak langsung habis diminum) harus disimpan di lemari pendingin.

Kenapa umur simpannya berbeda? Karena perlakuan proses kedua jenis susu tersebut berbeda. /Lihat lagi penjelasan sebelumnya tentang susu UHT/.

Merek

Ini memang hanya dapat anda ‘kuasai’ jika sangat terbiasa dan teratur menyambangi supermarket serta pengamat-produk yang jeli.

Beberapa produsen hanya membuat susu pasteurisasi dan tidak membuat susu UHT (misalnya merek D*amond). Begitu juga sebaliknya, ada pula yang hanya membuat susu UHT dan tidak memproduksi susu pasteurisasi (misalnya merek U*tra). Ada pula yang membuat keduanya, seperti I*domilk.

Label

Jika anda merasa tidak yakin, *cermati labelnya*. Ada merek susu UHT terkenal yang ternyata tidak mencantumkan bahwa produk tersebut diproses secara UHT (misalnya U*tra). Tapi tanggal kadaluarsanya jelas ‘berkata’ bahwa susu tersebut adalah susu UHT (karena berlaku setahun).

Sedangkan produk susu pasteurisasi setidaknya punya keterangan penyimpanan (temperatur versus waktu) berupa diagram atau tabel sederhana.

Susu bubuk

Susu bubuk <http://en.wikipedia.org/wiki/Powdered_milk> dibuat dari padatan susu yang dikeringkan. Cukup menarik untuk diketahui bahwa susu bubuk banyak ditemukan di negara-negara berkembang akibat biaya transportasi dan penyimpanan yang lebih murah (karena tidak memerlukan pendinginan) dibandingkan jenis susu yang disebutkan sebelum ini.

*/Hoho… jadi jelas bahwa bentuk susu bukanlah lambang kemakmuran, seperti mungkin disangka *sebagian* orang bahwa susu bubuk lebih baik, lebih bergizi, lebih higinis, dan (yang paling gak penting) lebih bergengsi (iye soale harganya -kebanyakan- lebih mahal, terutama jika dikeluarkan produsen semacam Wy*th)/*

*Semakin panjang proses, semakin banyak nutrisi yang rusak/hilang*. Dan tentu saja proses dari susu segar hingga susu bubuk memiliki tahap yang lebih banyak daripada susu yang ‘hanya’ dipasteurisasi atau diproses secara UHT. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa susu bubuk ada di bagian bawah ‘rantai kualitas’ produk susu.

Untuk mengatasi kehilangan nutrisi, produsen susu bubuk lalu menambahkan (/fortify/) berbagai vitamin, mineral, dan apapun itu (dari yang penting sampai yang belum ketahuan penting/tidaknya) ke dalam produk susunya. *Dikurangi, lalu ditambal, kemudian dijual dengan iklan ‘diperkuat dengan A, B, C’*. Begitu kira-kira.

Demikian sekilas dari saya. Mohon bantu saya melengkapi.

Beberapa taut sumber:

* Sejarah, konsumsi, produksi, dan komposisi susu
<http://www.foodsci.uoguelph.ca/dairyedu/intro.html> (sayang
Indonesia tidak masuk daftar; data terbaru tahun 2004)
* Standar konstruksi peternakan
<http://www.foodsafety.gov/%7Eear/pmo01c.html>
* Got milk? Make sure it’s pasteurized
<http://www.fda..gov/fdac/features/2004/504_milk.html>.
* Food labeling <http://www.cfsan.fda.gov/%7Edms/fdnewlab.html>
dengan pembaruan <http://www.cfsan.fda.gov/%7Edms/labtr.html> pada
label yang mencantumkan trans-fat (hiks, baru diberlakukan *penuh*
di negara maju).
* Susu organik lebih menyehatkan? Jangan langsung percaya!
<http://www.spiked-online.com/index.php?/site/article/1611/>
* Organized organic crime
<http://www.junkscience.com/foxnews/fn032301.htm>. Sisi gelap
perjuangan menuju 100% organik. Ouch.
* Milk is milk <http://milkismilk.com/>. The simple truth. Blognya
di sini <http://www.milkismilk.com/blog.htm>.

Sumber :
http://lita.inirumahku.com/health/lita/secuil-tentang-produk-susu-sapi/

23
Dec
09

9 Cara Membuat Otak Anak Jadi Genius

Setiap orang tua selalu mengharapkan anaknya cerdik, pandai dan arif
melebihi anak lain. Para pakar menyatakan, sekalipun kearifan seorang
anak sangat erat hubungannya dengan genetika bawaan, namun banyak sekali penelitian ilmiah menunjukkan bahwa pembinaan setelah lahir juga merupakan faktor sangat penting yang tidak boleh diabaikan.

Merangsang Pertumbuhan dengan Pendidikan dalam Kandungan

Para dokter menyatakan, bayi dalam kandungan usia tiga bulan sudah
mempunyai perasaan, empat bulan sudah mampu merasakan suara dari luar.
Suara dari luar ini akan terus merangsang organ indera anak dalam
kandungan dan mendorong pertumbuhannya, mempunyai peran yang penting bagi pertumbuhan intelegensi. Pada dasarnya cerebral cortex (bagian otak yang penting untuk mengingat, memperhatikan, menyadari, berpikir, mengerti bahasa dan lain sebagainya) bayi dalam kandungan sudah terbentuk pada usia 5 – 6 bulan, bila pada masa ini diperdengarkan musik ataupun dilakukan pemijatan lembut pada bagian perut akan dapat meningkatkan pertumbuhan intelegensi sang anak.

Fondasi Perkembangan Intelegensi Ditentukan pada Masa Anak-Anak

Sejak bayi dilahirkan, ayah-bunda sudah mempunyai peran penting untuk mengajarkan pengetahuan dasar kepadanya. Kalau saja ayah bunda pada tahap ini dapat membimbing sang anak dengan murah hati, hormat dan penuh kasih sayang, maka bukan saja dapat meletakkan dasar kepribadian yang unik bagi sang anak, bahkan dapat membuat anak memiliki kemampuan belajar dan sikap bergaul yang baik. Dengan demikian, peran ayah bunda bukan hanya membesarkan, bahkan juga memikul tanggung jawab besar sebagai “guru pribadi”.

Para pakar menyatakan, “Anak-anak pada rentang usia 4 sampai dengan 13 tahun, karena belum banyak mengecap asam garam dunia, hatinya masih murni, merupakan masa dengan daya ingat yang paling kuat selama hidupnya. Jika pada masa keemasan ingatan ini memperoleh pendidikan yang baik, akan sangat bermanfaat bagi sepanjang hidupnya.

9 Rahasia Membuat Anak menjadi Pandai/Jenius

Penulis rubik khusus pendidikan, Korey Capozza, menyarankan sembilan
cara untuk membina dan meningkatkan IQ (intelligence quotient ) anak.

1. Belajar Musik

Ini merupakan cara yang bagus untuk meningkatkan pembelajaran otak kanan dengan santai dan mudah. Menurut hasil penelitian Universitas Toronto, pelajaran musik dapat meningkatkan intelligence quotient dan prestasi sekolah seorang anak. Bahkan semakin lama dipelajari, hasilnya semakin jelas.

2. Beri minum Air Susu Ibu

Banyak penelitian ilmiah membuktikan bahwa air susu ibu (ASI) selain
menyediakan berbagai macam zat gizi, juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan intelegensi bayi. Seorang bayi yang mengonsumsi ASI selama sembilan bulan secara nyata lebih pandai dari pada seorang bayi yang hanya mengonsumsi ASI selama satu bulan.

3. Tingkatkan kesehatan

Tim peneliti dari University of Illinois telah membuktikan hubungan
antara kesehatan dan pelajaran anak di sekolah. Penelitian dari
Oppenheimer Funds malah menunjukkan bahwa olah raga berkelompok bukan saja meningkatkan rasa percaya diri, membangun spirit kebersamaan, bahkan dapat memupuk kecakapan memimpin. Delapan puluh satu persen dari para direktris perusahaan pada saat masih kecil, semuanya pernah bergabung dalam suatu kegiatan organisasi.

4. Permainan

Memang ada banyak games yang bisa membuat pemainnya menjadi brutal, nyentrik ataupun malas berpikir. Namun juga ada sejumlah games yang dapat meningkatkan spirit bersosial, kreativitas dan inspirasi, bahkan ada yang dapat melatih anak untuk berpikir dengan bijaksana serta melatih kemampuan membuat rencana. Penelitian di University of Rochester juga menemukan bahwa anak kecil yang bermain games lebih berkemampuan dalam menemukan petunjuk rasa visual dalam belajar.

5. Menolak junk food

Kurangi mengonsumsi makanan berkadar gula tinggi, berpantang berbagai makanan berlemak tinggi dan junk food yang lain. Sebaliknya, banyaklah mengonsumsi makanan sehat bergizi tinggi, ini akan meningkatkan perkembangan intelegensi dan motorik anak, terutama bagi bayi yang belum genap dua tahun, hal ini sangat penting. Misalnya, seorang anak harus mengonsumsi sejumlah zat besi untuk membantu pertumbuhan otak. Kalau kurang jumlahnya, penghantaran impuls syaraf akan melemah.

6. Memupuk rasa ingin tahu

Para pakar mengungkap, ketika orang tua mendorong anak untuk mempunyai pemikiran sendiri, sesungguhnya adalah sedang meng-arahkan mereka pada pentingnya menuntut pengetahuan. Menaruh perhatian yang besar terhadap minat anak, mengenalkan dan mengajarkan ketrampilan baru kepada mereka pada setiap ada kesempatan mendidik di luar rumah, semua ini merupakan cara yang baik sekali guna memupuk dambaan anak untuk menuntut pengetahuan.

7. Membaca

Sejalan dengan kemajuan teknologi, banyak orang yang mengabaikan
pentingnya membaca. Membaca merupakan cara meningkatkan intelligence quotient seseorang yang paling langsung dan efektif. Membacakan cerita untuk anak, menjadi anggota perpustakaan dan menambah koleksi buku bacaan semuanya merupakan cara yang baik untuk memupuk minat membaca seorang anak.

8. Makan pagi

Pepatah yang mengatakan burung yang bangun pagi akan mendapatkan makanan bukanlah tanpa dasar. Jauh sejak 1970, penelitian ilmiah menemukan seorang anak yang sarapan pada pagi hari memiliki ingatan yang lebih baik, lebih mampu berkonsentrasi dan juga mampu belajar lebih cepat. Dari pada sama sekali tidak makan pagi, makanlah sepotong kue atau minum segelas susu, hal ini akan sangat membantu dalam belajar.

9. Bermain permainan pengasah otak

Bermain catur, teka-teki silang atau permainan lain dapat merangsang
intelegensi. Games Sudoku malah dapat memupuk cara berpikir yang
bijaksana dan memupuk kemampuan memecahkan masalah.

Selain hal-hal di atas, pada saat seorang anak masih sangat muda harus
sering diajak bercengkrama, mintalah anak mengingat perbendaharaan kata yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari ataupun mintalah anak menghafal, semua ini merupakan jurus piawai untuk membantu anak memupuk intelligence quotient.

Para pakar menyatakan, “Matikan tv, mintalah anak keluar rumah,
mendekatkan diri dengan alam dan mengolah tubuh, merupakan salah satu metode terbaik untuk melatih anak menjadi pandai cekatan dan bertubuh sehat.”

*taken from milis

15
Apr
09

Ceker Ayam yang Sangat Bermanfaat

Di rumah makan sunda atau yang menyediakan masakan asli Indonesia , sering dijumpai menu “ayam-ayaman” disertakan dengan ceker-nya. Disadari atau tidak, disertakannya ceker ayam ini merupakan satu keunggulan tersendiri. Hal ini terjadi karena menurut beberapa pengamatan dan penelitian, ceker ayam sangat kaya dengan nutrisi-nutrisi yang berfungsi terutama untuk menjaga kinerja tulang dalam tubuh kita.

Di dalam kaki ayam terdapat kulit, otot, tulang, dan kolagen. Kolagen adalah sejenis protein jaringan ikat yang liat dan bening ke kuning-kuningan. Kalau kena panas, kolagen akan mencair menjadi cairan yang agak kental seperti lem. Nah, susunan utama pada ceker ayam adalah asam amino, yakni komponen dasar protein. Di dalam asam amino itu antara lain terdapat glisin-prolin, hidroksiprolin- agrinin-glisin. Kaki ayam juga mengandung zat kapur dan sejumlah mineral. Continue reading ‘Ceker Ayam yang Sangat Bermanfaat’

20
Mar
09

Diare Pada Anak, Bagaimana Menanganinya?

Berawal dari Edelweiss yang kena muntah2 udah ampir seminggu ini, maka saya mau share aja bacaan yang saya dapet dari idai ini, yang ngebantu saya dalam tetap berpikir rasional dan sudah saya terapkan dalam hal berusaha menjaga supaya Edelweiss tidak terkena dehidrasi. Guideline ini sangat bagus untuk para orang tua supaya tidak panik dan tetap berkepala dingin dan rasional. Selamat membaca..

— oOo —

DIARE merupakan salah satu penyakit paling sering menyerang anak di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Diperkirakan, anak berumur dibawah lima tahun mengalami 203 episode diare per tahunnya dan empat juta anak meninggal di seluruh dunia akibat diare dan malnutrisi. Kematian akibat diare umumnya disebabkan dehidrasi (kehilangan cairan). Lebih kurang 10% episode diare disertai dehidrasi akibat kehilangan cairan dan elektrolit tubuh secara berlebihan. Bayi dan anak kecil lebih mudah mengalami dehidrasi dibanding anak yang lebih besar.

Karena itu, penanganan awal sangat penting pada anak dengan diare adalah mencegah dan mengatasi keadaan dehidrasi. Pemberian cairan pengganti (cairan rehidrasi) baik yang diberikan secara oral (diminumkan) maupun parenteral (melalui infus) telah berhasil menurunkan angka kematian akibat dehidrasi pada ribuan anak yang menderita diare. Continue reading ‘Diare Pada Anak, Bagaimana Menanganinya?’

13
Mar
09

Demam pada Anak

Artikel mengenai demam pada bayi/anak ini saya ambil dari file milis sehat, dikarenakan ternyata, masih banyak orang tua yang belum mengerti tentang apa itu demam, mengapa bisa terjadi, dan cara penanganannya (hal ini terjadi pada teman sekantor saya yang notabene berpendidikan tinggi loh). Maka dari itu saya share saja artikel ini di sini, semoga semakin membantu banyak orang tua saat putra/putrinya sedang terkena demam dan tidak langsung panik menduga ini menduga itu.. happy reading🙂

Continue reading ‘Demam pada Anak’

10
Nov
08

Bila Anak Terkena Campak

Hati-hati bila anak demam dibarengi munculnya bercak merah di sekitar tubuh. Jangan dianggap enteng, Bu. Hari itu, di rumah keluarga Ibu Niken terjadi kepanikan. Pasalnya, kulit Nandia (13 bulan) berbercak merah, bahkan seperti menghitam. “Memang, beberapa hari ini dia panas tinggi. Tapi, saya pikir dia demam biasa saja,” ujar Ibu Niken dengan rasa bersalah.

Ternyata, dari pemeriksaan dokter menunjukkan bahwa Nandia terkena campak. “Hal itu bisa saja terjadi. Memang adakalanya penyakit campak tak terlihat karena campaknya belum keluar,” ujar DR.Sri Rezeki H.
Hadinegoro, Dr. Sp.A(K), dari RSUPN Cipto Mangunkusumo. Apa yang dialami Ibu Niken kerap juga dialami ibu-ibu lain. Mari kita mengenal campak lebih jauh, agar tak langsung panik saat menghadapinya. Continue reading ‘Bila Anak Terkena Campak’

28
Oct
08

Bolehkah Makanan Bayi Diberi Perasa?

Bolehkah Makanan Bayi Diberi Perasa?
Oleh: dr Handrawan Nadesul
____________ _________ _________ _________ _
Makanan bayi tentu saja tidak boleh disamakan dengan makanan orang dewasa. Selain saluran pencernaan bayi belum siap menerima segala jenis menu orang dewasa, susunan gigi-geligi, dan sejumlah organ
yang terkait dengan pengolahan (metabolisme) makanan yang dikonsumsi belum tentu sudah cukup matang untuk menerimanya. Termasuk segala jenis perasa dalam makanan. Masih bolehkah bayi menerimanya?

KALAU ditanya apakah boleh, jawabannya tentu saja sebaiknya tidak.
Lebih baik tidak menambahkan segala sesuatu sehingga menambah beban tubuh bayi, selain kemungkinan tidak menyehatkan.

Beban memikul asupan garam dapur (NaCl) yang melebihi kemampuan ginjal bayi yang belum kuat memikulnya. Fungsi ginjal bayi belum cukup matang untuk menyisihkan kelebihan mineral dalam garam dapur. Maka segala jenis menu dengan kandungan garam dapur, apalagi yang berlebihan, sebaiknya dijauhkan dari menu harian bayi. Continue reading ‘Bolehkah Makanan Bayi Diberi Perasa?’




Fashion Termurah dan Terlengkap. Mau cantik? Masuk ruang dandan dulu dong

Photobucket

Ngobrol Bareng Saya

Categories

August 2016
M T W T F S S
« May    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Blog Stats

  • 812,583 hits
Lilypie Kids Birthday tickers
Lilypie Third Birthday tickers
Lilypie First Birthday tickers

Who’s Here?

Photobucket
Photobucket

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.