Archive for the 'Miscellaneous [Serba Serbi]' Category

17
May
10

Secuil tentang Produk Susu Sapi

Kali ini mau menebus janji untuk menulis tentang susu. Sesedikit yang saya tahu. Selamat membaca.

Per kata, susu adalah makanan cair yang diproduksi oleh kelenjar susu mamalia betina. Dalam istilah, kata susu juga digunakan untuk cairan pengganti susu (nah lho!) yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, misalnya susu kedelai (atau /coconut milk/ dalam perbendaharaan istilah bahasa Inggris).

Sedangkan definisi susu secara kimiawi adalah emulsi campuran zat yang tidak saling larut) butiran lemak dalam cairan berbahan dasar air. Dalam kata lain, kandungan terbesar susu adalah air dan lemak.

Susu mentah

Susu mentah adalah *susu yang tidak diproses*, baik pasteurisasi (pemanasan) maupun homogenisasi (perlakuan tekanan udara terhadap susu untuk mencegah krim terpisah dari cairan) sebelum dikonsumsi oleh manusia. Rasanya berbeda dibandingkan dengan susu yang diproses, begitu juga dengan kemudahan cernanya.

Tidak ada kesepakatan yang definitif apakah susu mentah lebih menyehatkan dibandingkan dengan susu yang diproses lebih dulu. Yang pasti, susu mentah *lebih berisiko* menyebabkan penyakit akibat
kemungkinan hadirnya mikroorganisme patogen.

Sanitasi dapat mencegah kontaminasi sebisa mungkin. Tapi memastikan matinya kontaminan patogen *lebih penting* daripada menjunjung selisih nutrisi antara susu mentah dan susu terproses. Lagipula, susu *bukan makanan utama* manusia (kecuali pada 1 tahun pertama kehidupan). Bagian besar nutrisi anda diperoleh dari makanan dengan pola konsumsi yang sesuai piramida makanan.

Di artikel ini dijelaskan mengapa susu segar mentah memiliki segala keuntungan dibandingkan dengan susu segar yang diproses, khususnya pasteurisasi. Jika ingin membacanya, harap diingat bahwa tulisan tersebut dibuat tahun *1938* saat teknologi
pasteurisasi masih sangat terbatas, jadi mungkin *tidak* lagi s*epenuhnya berlaku* saat ini.

Pihak yang *mendukung* konsumsi susu mentah misalnya Realmilk (sumber artikel yang saya sebut di paragraf sebelum ini). Para pendukung susu mentah punya segala alasan untuk mengatakan bahwa susu mentah adalah yang terbaik. Mereka bahkan mengklaim bahwa anak sapi yang diberi susu pasteurisasi akan mati sebelum dewasa. Mereka percaya:

* Pasteurisasi membunuh sebagian besar (jika tidak semua) mikroorganisme alami (termasuk yang menguntungkan karena membantu proses pencernaan dan
metabolisme susu) dan merusak banyak kandungan nutrisi.

* Bakteri baik (probiotik /pasti pernah denger dong di iklan?/ :mrgreen: ) meningkatkan kesehatan dengan cara menekan jumlah bakteri jahat dan membantu mencegah pertumbuhan ragi di usus, misalnya Candida

* Pasteurisasi menghancurkan enzim yang membantu proses pencernaan. Laktase adalah enzim yang diproduksi oleh bakteri yang terdapat pada susu mentah -yang tidak dipasteurisasi- yang membantu pencernaan gula susu (laktosa ), sehingga segelintir ‘penderita’ intoleransi laktosa
dapat mengonsumsi produk susu non-pasteurisasi.

* Pada /whole milk/ (maksudnya, susu yang utuh dengan segala apapun yang ada secara alami di dalamnya) dan percaya bahwa lemak dalam susu mentah dapat meningkatkan kesehatan.

Membeli susu langsung dari peternakan dapat (sekali lagi: /dapat/! *tidak* harus berarti ‘/selalu/’) berarti mendapatkan susu yang usianya baru beberapa menit, atau maksimal jam, yang jika didinginkan dengan layak dapat bertahan selama 8 hari. Berlawanan dengan kebanyakan susu pasteurisasi yang dijual di supermarket, yang berumur 5-6 hari.

Pihak yang *menentang* konsumsi susu mentah misalnya adalah US-FDA. Berikut adalah penggalan dari artikelnya (FDA Consumer magazine, September-October 2004 Issue ):

Meminum susu mentah atau produk-susu dalam keadaan mentah adalah seperti “bermain rolet Rusia
(berjudi) dengan kesehatan anda,” ujar John Sheehan, direktur Divisi Keamanan Produk Susu dan Telur di FDA. “Kami mendapati sejumlah kasus kejadian
penyakit yang menular lewat makanan setiap tahunnya yang berkaitan dengan konsumsi susu mentah.”

Pada tahun 2001, lebih dari 300 orang di Amerika Serikat jatuh sakit setelah minum susu mentah atau makan keju yang dibuat dari susu mentah. Sedangkan pada tahun 2002, hampir 200 orang sakit akibat hal yang sama, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC , Centers for Disease Control and Prevention).

Susu mentah dapat menjadi *inang bagi organisme patogen* (penyebab penyakit), seperti bakteri /campylobacter/, /escherichia/, /listeria/, /salmonella/, /yersinia/, dan /brucella/. Gejala umum
dari penyakit yang bersumber dari makanan (yang mengandung bakteri-bakteri tersebut) adalah diare, kram perut, demam, sakit kepala, muntah-muntah, dan lemas.

Kebanyakan orang yang sehat, pulih dari penyakit yang bersumber dari makanan dalam waktu singkat, tapi beberapa orang dapat mengalami sekumpulan gejala yang sifatnya kronis, parah, atau bahkan mengancam jiwa.

Orang-orang dengan kekebalan tubuh yang (me)lemah, misalnya manula, anak-anak, dan yang mengalami penyakit atau dalam kondisi tertentu, paling berisiko terhadap infeksi patogen yang mungkin terdapat dalam susu mentah.

Pada ibu hamil, penyakit yang disebabkan oleh /Listeria monocytogenes/ dapat mengakibatkan keguguran, kematian janin, atau bayi-baru-lahir yang sakit atau mati. Sedangkan infeksi yang
disebabkan oleh /Escherichia coli /bisa menyebabkan sindrom hemolytic uremic, suatu kondisi yang dapat menyebabkan gagal ginjal dan kematian.

Beberapa penyakit yang dapat dicegah oleh proses pasteurisasi adalah tuberkulosis, diphteri, polio, salmonelosis, radang tenggorokan (bakterial), demam scarlet, dan tipus.

Susu segar

Jenis susu ini hanya sedikit berbeda dengan susu mentah. Susu mentah pasti ™ tidak diproses. Sedangkan susu segar (yang diedarkan oleh penjual berkendara motor dengan tabung sebesar tabung gas, misalnya) sebagian ada yang sudah dipasteurisasi dulu di peternakan.

Karena itu, saya cenderung pada pengertian bahwa susu segar adalah ‘/whole milk/’, susu hasil perahan yang *tidak ditambahkan apa-apa* dan *tidak mengalami proses yang mengubah bentuknya*.

Untuk tahu apakah susu segar berstatus mentah atau dipasteurisasi lebih dulu, tanyakan pada penjualnya.

Sayangnya, karena susu segar juga ada yang tidak berlabel (hanya berjudul ‘susu segar’), kita tidak bisa tahu apakah susu ditambahi air, vitamin, pengawet, perasa, diproses dulu, atau sudah diskim (diambil lemak susunya). Ada baiknya untuk hanya membeli susu segar dari produsen, pengedar atau pengecer yang sudah anda kenal baik dan dipercaya.

Susu pasteurisasi

Pasteurisasi adalah proses memanaskan makanan dengan tujuan *membunuh organisme patogen (dapat menyebabkan penyakit) seperti bakteri virus, protozoa , jamur
(kapang), dan ragi.

Tidak seperti sterilisasi
yang mematikan semua mikroorganisme baik yang patogen maupun
yang menguntungkan. Pasteurisasi *mengurangi* jumlah mikroorganisme hidup hingga *tidak lagi berisiko menyebabkan penyakit* (dengan asumsi produk yang telah dipasteurisasi disimpan dalam keadaan dingin dan dikonsumsi sebelum tanggal kadaluarsa).

Segolongan orang berpendapat bahwa kasein
dalam susu pasteurisasi telah berubah menjadi beta-casomorphin-
, yang diduga ada hubungannya dengan autisme. Argumentasi ini didasarkan pada *pengetahuan yang kurang layak* tentang pencernaan kasein.

Yang mengubah kasein menjadi casomorphin adalah sistem pencernaan manusia, *bukan* proses pasteurisasi susu. Dengan demikian sumber kasein, apapun bentuknya (susu pasteurisasi, keju, yogurt, dan lain-lain), hasil cernanya tetap sama.

Sebagai tambahan, kasein tidak terdegradasi pada temperatur proses pasteurisasi, tapi terkoagulasi (tergumpalkan) pada saat dididihkan. Ini menjelaskan mengapa susu yang dididihkan memiliki konsistensi
(penampakan ‘kesatuan bentuk’) yang berbeda. Dan karena itulah, *sebaiknya susu tidak dididihkan*.

/Untuk definisi pendidihan sendiri, sila simak boiling
agar *tidak rancu* dengan pernyataan ‘kalau begitu saat susu dipanaskan dengan pasteurisasi atau UHT maka kaseinnya rusak, karena susunya dididihkan’./

Susu UHT (Ultra-High Temperature processing)

Susu UHT
tidak berbeda jauh dengan susu pasteurisasi. Sama-sama dengan panas (tapi temperaturnya berbeda), sama-sama memperhitungkan waktu pemanasan, yang keduanya bertujuan untuk meminimasi mikroorganisme patogen namun tetap
menjaga keutuhan kandungan gizi (kerusakan sesedikit mungkin).

Bedanya dengan pasteurisasi, UHT *membunuh semua mikroorganisme*. Karena itu, susu UHT dikenal juga dengan sebutan *susu steril*.

Susu PasteurisasiSusu Pasteurisasi

Membedakan produk susu pasteurisasi dan susu UHT

Kemasan

Susu pasteurisasi biasanya dikemas dalam kotak karton dengan *bagian atas menyerupai bentuk atap rumah* (limas segiempat). Dulu untuk membuka kemasan harus dengan merobeknya (*sistem cubit-tarik, /pinch-pull/*). Sekarang kebanyakan sudah memakai *tutup berulir*, mirip tutup botol sirup.

Sedangkan kemasan susu UHT biasanya berbentuk balok dengan *bagian atas mendatar*. Dulu untuk membuka kemasan, bagian tepi atas kotak harus ditarik lalu digunting. Sekarang kebanyakan sudah memakai tutup */flip-top/*, dengan segel dalam berupa lembaran alumunium.

/Update 12 Maret 2007/

/Sekarang sudah ada beberapa merek susu UHT dengan kemasan kantong (biasa disebut susu bantal) dan botol (kecil maupun besar, biasanya botolnya punya lekuk supaya mudah digenggam). Perlakuannya tetap sama dengan susu UHT kemasan kotak./

Tempat penyimpanan

Susu pasteurisasi HARUS disimpan di *lemari pendingin*. Tak ada pilihan lain. Dengan begitu anda tak akan menemukannya di rak biasa (tak berpendingin) bersama produk minuman atau susu lain.

Sedangkan susu UHT dapat disimpan di *rak biasa atau lemari pendingin*. Umumnya di rak biasa, demi penghematan. Dan kalau ada yang diletakkan di lemari pendingin, itu adalah layanan ekstra untuk pelanggan yang suka produk dingin.

Shelf-life

Umur simpan susu pasteurisasi *maksimal 1 minggu* terhitung sejak tanggal produksi. Catatan penting, umur simpan ini dipengaruhi oleh temperatur penyimpanan (biasanya tertera di kemasan). Dengan begitu, semakin tinggi temperatur penyimpanan, semakin singkat umur simpannya (mencapai beberapa jam saja).

Umur simpan susu UHT bisa *mencapai 6 bulan hingga 1 tahun* terhitung sejak tanggal produksi, tergantung proses dan produsennya. Dengan catatan, jika sudah dibuka, maka umur simpan (yang berbulan-bulan itu) tidak berlaku lagi dan sisa susu (jika tidak langsung habis diminum) harus disimpan di lemari pendingin.

Kenapa umur simpannya berbeda? Karena perlakuan proses kedua jenis susu tersebut berbeda. /Lihat lagi penjelasan sebelumnya tentang susu UHT/.

Merek

Ini memang hanya dapat anda ‘kuasai’ jika sangat terbiasa dan teratur menyambangi supermarket serta pengamat-produk yang jeli.

Beberapa produsen hanya membuat susu pasteurisasi dan tidak membuat susu UHT (misalnya merek D*amond). Begitu juga sebaliknya, ada pula yang hanya membuat susu UHT dan tidak memproduksi susu pasteurisasi (misalnya merek U*tra). Ada pula yang membuat keduanya, seperti I*domilk.

Label

Jika anda merasa tidak yakin, *cermati labelnya*. Ada merek susu UHT terkenal yang ternyata tidak mencantumkan bahwa produk tersebut diproses secara UHT (misalnya U*tra). Tapi tanggal kadaluarsanya jelas ‘berkata’ bahwa susu tersebut adalah susu UHT (karena berlaku setahun).

Sedangkan produk susu pasteurisasi setidaknya punya keterangan penyimpanan (temperatur versus waktu) berupa diagram atau tabel sederhana.

Susu bubuk

Susu bubuk <http://en.wikipedia.org/wiki/Powdered_milk> dibuat dari padatan susu yang dikeringkan. Cukup menarik untuk diketahui bahwa susu bubuk banyak ditemukan di negara-negara berkembang akibat biaya transportasi dan penyimpanan yang lebih murah (karena tidak memerlukan pendinginan) dibandingkan jenis susu yang disebutkan sebelum ini.

*/Hoho… jadi jelas bahwa bentuk susu bukanlah lambang kemakmuran, seperti mungkin disangka *sebagian* orang bahwa susu bubuk lebih baik, lebih bergizi, lebih higinis, dan (yang paling gak penting) lebih bergengsi (iye soale harganya -kebanyakan- lebih mahal, terutama jika dikeluarkan produsen semacam Wy*th)/*

*Semakin panjang proses, semakin banyak nutrisi yang rusak/hilang*. Dan tentu saja proses dari susu segar hingga susu bubuk memiliki tahap yang lebih banyak daripada susu yang ‘hanya’ dipasteurisasi atau diproses secara UHT. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa susu bubuk ada di bagian bawah ‘rantai kualitas’ produk susu.

Untuk mengatasi kehilangan nutrisi, produsen susu bubuk lalu menambahkan (/fortify/) berbagai vitamin, mineral, dan apapun itu (dari yang penting sampai yang belum ketahuan penting/tidaknya) ke dalam produk susunya. *Dikurangi, lalu ditambal, kemudian dijual dengan iklan ‘diperkuat dengan A, B, C’*. Begitu kira-kira.

Demikian sekilas dari saya. Mohon bantu saya melengkapi.

Beberapa taut sumber:

* Sejarah, konsumsi, produksi, dan komposisi susu
<http://www.foodsci.uoguelph.ca/dairyedu/intro.html> (sayang
Indonesia tidak masuk daftar; data terbaru tahun 2004)
* Standar konstruksi peternakan
<http://www.foodsafety.gov/%7Eear/pmo01c.html>
* Got milk? Make sure it’s pasteurized
<http://www.fda..gov/fdac/features/2004/504_milk.html>.
* Food labeling <http://www.cfsan.fda.gov/%7Edms/fdnewlab.html>
dengan pembaruan <http://www.cfsan.fda.gov/%7Edms/labtr.html> pada
label yang mencantumkan trans-fat (hiks, baru diberlakukan *penuh*
di negara maju).
* Susu organik lebih menyehatkan? Jangan langsung percaya!
<http://www.spiked-online.com/index.php?/site/article/1611/>
* Organized organic crime
<http://www.junkscience.com/foxnews/fn032301.htm>. Sisi gelap
perjuangan menuju 100% organik. Ouch.
* Milk is milk <http://milkismilk.com/>. The simple truth. Blognya
di sini <http://www.milkismilk.com/blog.htm>.

Sumber :
http://lita.inirumahku.com/health/lita/secuil-tentang-produk-susu-sapi/

15
Apr
09

Ceker Ayam yang Sangat Bermanfaat

Di rumah makan sunda atau yang menyediakan masakan asli Indonesia , sering dijumpai menu “ayam-ayaman” disertakan dengan ceker-nya. Disadari atau tidak, disertakannya ceker ayam ini merupakan satu keunggulan tersendiri. Hal ini terjadi karena menurut beberapa pengamatan dan penelitian, ceker ayam sangat kaya dengan nutrisi-nutrisi yang berfungsi terutama untuk menjaga kinerja tulang dalam tubuh kita.

Di dalam kaki ayam terdapat kulit, otot, tulang, dan kolagen. Kolagen adalah sejenis protein jaringan ikat yang liat dan bening ke kuning-kuningan. Kalau kena panas, kolagen akan mencair menjadi cairan yang agak kental seperti lem. Nah, susunan utama pada ceker ayam adalah asam amino, yakni komponen dasar protein. Di dalam asam amino itu antara lain terdapat glisin-prolin, hidroksiprolin- agrinin-glisin. Kaki ayam juga mengandung zat kapur dan sejumlah mineral. Continue reading ‘Ceker Ayam yang Sangat Bermanfaat’

21
Oct
08

for Soerabaia people, House for Sale!

Tampak depan

Tampak depan

dear all,

mohon bantuannya untuk menjual rumah ini ya.. Continue reading ‘for Soerabaia people, House for Sale!’

25
Jul
08

Link video merah ASI menggunakan tangan

Link di bawah ini adalah link yang saya temukan setelah sibuk mencari-cari video bagaimana caranya memerah ASI dengan hanya menggunakan tangan, supaya lebih praktis. dan walaaa.. inilah hasilnya. semoga berguna ya..

http://www.breastfeeding.com/helpme/helpme_video_hand_expression.html

21
Jul
08

Nursing Room di mal n other places

MALL-MALL DI JAKARTA
Artha Gading Mall
Deskripsi: AC, 1 kursi panjang, di sudut toilet wanita, khusus di lantai 3 terdapat sofa nyaman dan tirai tertutup untuk sekat ibu yg sdang menyusui.
Lokasi : lt. LG , lantai.1 , lantai.2, lantai.3.

BSD Plaza

Lokasi: Lt. 2 Finco

Carrefour Cempaka Putih

Deskripsi: AC, 1 Sofa , 1meja.
Lokasi: Lt. dasar foodcourtnya, deket tempat cuci tangan

Carrefour Lebak Bulus
Deskripsi: Ada AC, 2 kursi panjang, meja panjang, wastafel
Lokasi: Lt. 1 (sisi kiri carefour)

Carrefour MT Haryono

Deskripsi: Non AC, 1 tempat tidur (untuk kondisi darurat).
Lokasi: Lantai dasar samping escalator/depan restoran A&W.

Carrefour Puri Indah

Deskripsi: bench dan wastafel

Cilandak Town Square
Deskripsi: Pintu ruangan menggunakan gorden
Deskripsi: AC, 2 kursi, 1 meja panjang, kaca, tmpt sampah, tidak ada ruangan tertutup
(bilik khusus) untuk menyusui.
Lokasi: Lantai 1 (depan Matahari), Lantai 2 (sebelah A*W) Continue reading ‘Nursing Room di mal n other places’

17
Jul
08

Senyum Bayi Cerdaskan Otak Ibu

ILMU pengetahuan kini mengkonfirmasi apa yang telah lama diketahui para ibu: senyum bayi adalah obat yang jitu. Riset membuktikan, saat bayi tersenyum, area-area tertentu di dalam otak sang ibu menjadi aktif dan merangsang rasa gembira. Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Pediatrics edisi Juli ini.

Dr Lane Strathearn dari departemen pediatri di Baylor College of Medicine, Houston, Amerika, menyatakan senyum bayi adalah stimulus yang sangat kuat bagi otak ibu. Sistem dopaminergic di dalam jaringan otak langsung bekerja saat ibu melihat senyum bayi­nya, tapi tidak terhadap bayi orang lain. Bayi yang tidak tersenyum-hanya menampilkan wajah netral atau bahkan sedih-tidak menimbulkan reaksi seperti ini pada otak ibu. Continue reading ‘Senyum Bayi Cerdaskan Otak Ibu’

11
Jul
08

Pekan ASI Sedunia 2008 : Menyusui Serentak Ibu Indonesia

Dalam rangka memperingati Pekan ASI Sedunia Agustus 2008, Asosiasi
Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) mengajak para ibu untuk berpartisipasi
aktif dalam acara Menyusui Serentak Ibu Indonesia.

Tema Peringatan Pekan ASI Sedunia tahun ini adalah Mother Support :
Going for The Gold. Ya, kita semua yakin!! Dukungan sesama ibu
menyusui adalah kunci keberhasilan menyusui secara ekslusif.

Untuk semakin memantapkan dukungan kita kepada ibu-ibu menyusui,
AIMI dengan bangga mengajak semuanya untuk berpartisipasi dalam
acara : “MENYUSUI SERENTAK IBU INDONESIA” yang akan diselenggarakan
pada :

Hari, Tanggal : Sabtu, 2 Agustus 2008
Pukul : 09.00 – 13.00 WIB
Tempat : Auditorium Gelanggang Remaja Bulungan, Jln. Raya
Bulungan No. 1 Jakarta Selatan
Acara :
08.30 – 09.30 Registrasi Peserta
09.30 – 09.40 Pembukaan dan Kata Sambutan
09.40 – 10.00 Hiburan persembahan anak ASI
10.00 – 10.10 Menyusui Serentak
10.10 – 11.30 Bincang-bincang tentang “Dukungan kepada Ibu
Menyusui” bersama narasumber: dr Utami Roesli, Sp.A, MBA, IBCLC dan
Tiara Lestari dan bintang tamu TOMPI
11.30 – 12.00 Hiburan dari TOMPI dan pembagian Door Prize
12.00 – 13.00 Bazaar dan Penutupan

Untuk menjadi peserta, gampang banget… tinggal daftar melalui
email ke daftar-event@… dan semua akan dipandu melalui
email mengenai ketentuan pendaftaran dan persyaratan peserta.

Persyaratan Peserta :

– Peserta akan dibatasi sebanyak 200 orang.
– Pendaftaran akan ditutup pada tanggal 30 Juli 2008 pukul 18.00 WIB.
– Masih menyusui (baik bayi maupun toddler).
– Selama acara DILARANG memperlihatkan dot dan botol susu beserta
isinya.
– HTM : 25rb/ orang

Ibu yang ikut menyusui serentak akan mendapatkan apron untuk
menyusui dan sertifikat partisipan acara ini.

Selain itu, ada door prize menarik dan tak ketinggalan bazaar yang
meriah !! Semua kebutuhan ibu menyusui dan anak bakal tersedia di
sini.

Rasanya nggak perlu pikir panjang lagi yaaa.. event ini harus
diikuti ! Ada dokter, ada artis terkenal, ada bazaar, ada doorprize
dan yang paling penting dari semua itu.. Partisipasi Anda di acara
MENYUSUI SERENTAK IBU INDONESIA ini akan tercatat sebagai dukungan
paling nyata untuk kesuksesan ASI Eksklusif 6 Bulan hingga 2 tahun
atau lebih..

Dukung Ibu Memberikan yang Terbaik !!

Salam ASI !
Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI)




Fashion Termurah dan Terlengkap. Mau cantik? Masuk ruang dandan dulu dong

Photobucket

Ngobrol Bareng Saya

Categories

August 2017
M T W T F S S
« May    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Blog Stats

  • 930,866 hits
Lilypie Kids Birthday tickers
Lilypie Third Birthday tickers
Lilypie First Birthday tickers

Who’s Here?

Photobucket
Photobucket