28
Feb
08

Tanggapan BPOM Tentang Susu Terkontaminasi Bakteri

Sehubungan dengan adanya pemberitaan di media cetak dan elektronik serta pertanyaan kepada Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Badan POM mengenai Enterobacter sakazakii, dengan ini disampaikan penjelasan sebagai berikut:

  1. Enterobacter sakazakii adalah bakteri gram-negatif yang tahan panas dan tidak membentuk spora.
  2. Secara klinis cemaran Enterobacter sakazakii menimbulkan diare yang bila tidak diobati dapat menimbulkan dehidrasi yang dapat berakibat fatal.
  3. Tahun 2005 World Health Assembly (WHA) menginformasikan kepada negara-negara anggota mengenai adanya kemungkinan cemaran mikroba Enterobacter sakazakii pada susu formula.
  4. Pada tahun 2005 WHA mengeluarkan resolusi agar World Health Organization( WHO) dan Food and Agriculture Organization (FAO) menyiapkan pedoman, pesan edukasi dan pelabelan produk tentang penyiapan, penyimpanan dan penanganan susu formula.
  5. Badan POM melakukan pengawasan susu formula melalui premarket evaluation sebelum pemberian izin edar dan post market control setelah produk beredar.
  6. Pemeriksaan cemaran mikroba merupakan bagian dari pemeriksaan rutin Badan POM terhadap produk pangan (termasuk susu formula) disamping cemaran jamur, logam berat dan lain-lain.
  7. Hasil pemeriksaan cemaran tidak dipublikasikan sebagaimana Prosedur Tetap (Protap) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan negara lainnya.
  8. Tindak lanjut dilakukan dengan memanggil produsen untuk menarik produk dari peredaran untuk kemudian dimusnahkan. Produk tersebut baru boleh beredar kembali setelah dilakukan pemeriksaan dengan hasil memenuhi syarat.
  9. Pemerintah sangat memperhatikan kemungkinan pencemaran mikroba dengan mengeluarkan Peraturan Pemerintah tentang Air Susu Ibu (ASI), agar pada usia 0-6 bulan bayi hanya diberi ASI.
  10. Pada keadaan tertentu dibutuhkan susu formula agar penyiapannya dilakukan secara higienis termasuk penyiapan botol, kebersihan dot, dan air yang digunakan serta kebersihan penyaji.

Sumber : BPOM RI


4 Responses to “Tanggapan BPOM Tentang Susu Terkontaminasi Bakteri”


  1. 1 edelwz
    February 28, 2008 at 11:20 am

    duh.. simpang siur berita ini membuat banyak ibu kelabakan dan ketakutan.. i’m so grateful i still can give the best for edelweiss.. HIDUP ASI!!

  2. 2 Slamet Waluyo
    December 11, 2009 at 7:15 am

    Informasi tentang system ventilasi udara di pabrik farmasi ….?

    Kepada Yth :
    Pihak BPOM R.I.
    Sub. Bidang Auditorium Air Ventilasi Udara ..

    Pertanyaan saya :
    Dalam system tata udara kelas udara bersih yang mengikuti buku CPOB edisi 2006 dan dikeluarkan pada tahun ini 2009 .tentang perbedaan tekanan udara ruang kelas bersih di
    Pabrik Fharmasi khususnya.

    1. Apakah tidak dibenarkan bila didalam ruangan tepatnya dipasang alat pengatur tekanan udara
    seperti Relief Damper / Stabilizer Damper. yang mana alat tersebut menurut kami sangat –
    praktis dan stabil dalam kinerja utk menjusting suatu Perbedaan Tekanan Udara dg Ruang
    lainya hal tersebut sudah kami buktikan.
    2. Didalam System HVAC kelas udara bersih yang kami dapatkan dalam referensi dari Eropa dan
    ASHRAE , JAPAN STANDARDED itu menggambarkan dengan jelas suatu system ventilasi udara –
    untuk mengatur siklus perbedaan tekanan udara antar ruang agar tidak terjadi cross
    contaminan particle / debu .
    3. Apakah dapat efektif bila hanya menggunakan INVERTER pada system fan AHU yg mendistribusikan
    udara keseluruh ruangan yang berbeda-beda tekanan udaranya …?
    4. Apakah pada waktu pintu – pintu ruangan produksi dalam posisi terbuka bersamaan Tekanan –
    udara dapat terpenuhi atau tidak terjadi suatu kontaminasi…?
    5. Apakah sudah merupakan patokan / pedoman bagi pihak Auditorium melarang penggunaan alat –
    Relief Damper untuk dipasang pada dinding ruangan produksi yg beda tekanan…?
    6. Mohon di jelaskan dengan benar dan tepat.

    Menurut kami alat untuk mengatur Perbedaan Tekanan Udara yang Baik adalah dengan Relief Damper
    atau Stabilizer Damper dan untuk mengetahui nilai dari perbedaan tekana udara Magnehelic dll.

    Demikianlah surat ini kami sampaikan , akabr baik kami tunggu. Terima kasih.

  3. 3 Linnga
    August 27, 2010 at 12:38 pm

    Lho topiknya kan susu koq jadi ke BPOM?

  4. July 4, 2011 at 6:48 am

    semoga mbak edel mendapat balasan yg baik dgn membuat blog ini… saya juga banyak mendapat email / pertanyaan seputar clean room, ruang OK, rumah sakit, system rumah sakit, perencanaan rumah sakit.
    .apabila mb edel kerepotan menjawab para netter, para netter dapat drop message ke admin@projectbuildingconsultant.com pertanyaan seputar Rumah sakit clean room, RAB dll

    terimakasih

    wiwid


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Fashion Termurah dan Terlengkap. Mau cantik? Masuk ruang dandan dulu dong

Photobucket

Ngobrol Bareng Saya

Categories

February 2008
M T W T F S S
    Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

Blog Stats

  • 851,059 hits
Lilypie Kids Birthday tickers
Lilypie Third Birthday tickers
Lilypie First Birthday tickers

Who’s Here?

Photobucket
Photobucket

%d bloggers like this: