26
Feb
08

Polisi Didesak Usut Kasus Susu Berbakteri Hasil Penelitian

JAKARTA — Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia mendesak kepolisian dan
Badan Pengawas Obat dan Makanan merespons hasil penelitian Institut
Pertanian Bogor, yang menyimpulkan 22 persen susu formula dan 40 persen
makanan bayi terkontaminasi bakteri Enterobacter sakazakii.

“Harus segera diklarifikasi produk apa saja yang tercemar,” kata Tulus
Abadi, Ketua Pengurus Harian YLKI, kemarin. Menurut Tulus, klarifikasi
itu sangat mendesak karena hasil penelitian sudah dipublikasikan.

“Ini menimbulkan dampak psikologis. Masyarakat sebagai konsumen resah,”
katanya. “Begitu juga produsen susu dan makanan bayi, meskipun produk
mereka belum tentu terkontaminasi bakteri itu.”

Apalagi, menurut Tulus, lembaga yang melakukan penelitian itu cukup
kredibel.

Dr Sri Estuningsih, peneliti IPB, menuturkan penelitian dilakukan pada
2003-2006. “Yaitu tentang pengaruh Enterobacter sakazakii terhadap
kesehatan makhluk hidup,” ujarnya.

Hewan percobaan yang dipakai dalam penelitian itu adalah mencit.
Hasilnya, terjadi pengaruh buruk pada limpa, usus, dan otak, sehingga
pertahanan tubuh menurun. Penelitian juga menyimpulkan sekitar 22,73
persen susu formula (dari 22 sampel) dan 40 persen makanan bayi (dari 15
sampel) terkontaminasi bakteri tersebut.

Bakteri itu, kata Sri, bisa menimbulkan radang pada usus sehingga bayi
mudah sakit. “Bahkan dikhawatirkan ada pengaruh pada otak,” kata Estu
kemarin.
“Saya berharap hasil penelitian ini bisa dilanjutkan oleh pihak yang
terkait, misalnya dokter anak.”

Estu berharap kalangan produsen susu lebih menjaga aspek higienis.
“Karena, jika produksi susu terkontaminasi, akan membahayakan jutaan
bayi,” katanya.

Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari justru mempertanyakan motif
penelitian tersebut. Dia menduga penelitian itu dilatarbelakangi
kepentingan bisnis.
Sebab, menurut Siti, penelitian dilakukan jika ada kejadian yang
dicurigai, misalnya tiba-tiba banyak bayi mencret karena suatu bakteri.
“Tapi, jika tidak ada, perlu dicurigai,” ujarnya. “Hasil penelitian ini
menimbulkan kegelisahan rakyat.”

Produsen susu Sari Husada belum mau berkomentar banyak terhadap hasil
penelitian IPB. Menurut Corporate Secretary Sari Husada Yeni Fatmawati,
perusahaannya selama ini mengutamakan kualitas dan keamanan produknya.

Yeni menjamin produk susu bayi, seperti SGM dan Vitalak, memenuhi
standar internasional. “Produk kami telah diaudit lembaga pangan
internasional, ”
katanya kemarin.

Corporate Secretary Kalbe Farma Justian Sumardi yakin produk susu dari
perusahaannya tidak mempunyai masalah dan terjamin kualitasnya. “Produk
kami tidak sembarangan. Di Nutrision Division, kami mempunyai quality
control langsung dari Jepang,” katanya. NURLIS | MUNAWAROH | AQIDA S |
MAHBUB D | DEFFAN P

Mengincar Susu Formula

Enterobacter sakazakii mungkin bisa disebut bakteri yang melakukan
“tebang pilih”. Meski bakteri yang kadang berakibat maut ini ditemukan
di sejumlah makanan, hanya bayi yang mengkonsumsi susu formula yang bisa
menjadi korban.

Bakteri ini, menurut seorang peneliti Institut Pertanian Bogor, ternyata
ada di sejumlah susu formula yang beredar di Indonesia. Bakteri ini bisa
berpengaruh buruk pada limpa, usus, dan otak, sehingga pertahanan tubuh
pada bayi menurun. Bahkan bakteri bisa mengakibatkan meningitis (infeksi
pada lapisan urat saraf tulang belakang dan otak).

Dari Mana Asalnya

a.. Susu mentah sumber bahan baku.
Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), sebagian
kontaminasi berasal dari susu mentah.

b.. Terkontaminasi zat-zat tambahan setelah pasteurisasi.
Pasteurisasi- -memanaskan sampai suhu sekitar 70 derajat Celsius–sudah
mengurangi tingkat mikroorganisme sehingga tidak lagi berbahaya.

c.. Terkontaminasi saat susu disimpan atau disiapkan sebelum diminum.
Dalam sejumlah kasus terkait dengan E. sakazakii, ditemukan bahwa
peralatan penyiapan susu terkontaminasi bakteri ini.

Target Bakteri

E. sakazakii tumbuh sangat cepat pada suhu 37-44 derajat Celsius dan
bisa bertahan sampai suhu 60 derajat Celsius. Itu sebabnya, jangan
menyimpan susu yang sudah disiapkan terlalu lama.

a.. Pengguna susu formula

b.. Bayi lahir dengan berat badan di bawah normal.

c.. Berusia empat minggu pertama.

d.. Risiko masih muncul sebelum ulang tahun pertama.

e.. Ibu mengidap HIV.

f.. Jeda antara penyiapan susu dan konsumsi terlalu lama.

g.. Susu yang sudah disiapkan tidak disimpan dalam lemari pendingin.

Yang Diserang Entero

a.. pembuluh darah

b.. selaput otak dan saraf tulang belakang

c.. limpa

d.. usus

Penelitian Itu
Peneliti dari Institut Pertanian Bogor, Dr drh Sri Estuningsih,
membuktikan sejumlah susu dan makanan bayi yang beredar di Indonesia
pada 2003 sampai
2006 mengandung bakteri E. sakazakii yang berbahaya. Penelitian yang
dilakukan di Jerman pada 2005 memperlihatkan:

a.. dari 22 susu, 5 terkontaminasi

a.. dari 15 bubur bayi, 6 terkontaminasi

Identitas
Bakteri Enterobacter sakazakii baru dinyatakan sebagai spesies
tersendiri pada 1980 oleh Farmer dkk. Namanya E. sakazakii, untuk
menghormati ahli taksonomi bakteri Jepang, Dr Riichi Sakazakii
(1920-2002).

Kingdom: Bacteria
Filum: Proteobacteria
Kelas: Gamma Proteobacteria
Ordo: Enterobacteriales
Famili: Enterobacteriaceae
Genus: Enterobacter

Naskah: Nurkhoiri | Deffan Purnama
Sumber: http:www.babymilk. com | Food-info.net | Who | Fda

Sumber : Tempo


1 Response to “Polisi Didesak Usut Kasus Susu Berbakteri Hasil Penelitian”


  1. 1 anton
    November 17, 2010 at 8:26 am

    Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari justru mempertanyakan motif
    penelitian tersebut. Dia menduga penelitian itu dilatarbelakangi
    kepentingan bisnis.
    Sebab, menurut Siti, penelitian dilakukan jika ada kejadian yang
    dicurigai, misalnya tiba-tiba banyak bayi mencret karena suatu bakteri.
    “Tapi, jika tidak ada, perlu dicurigai,” ujarnya. “Hasil penelitian ini
    menimbulkan kegelisahan rakyat.”

    Ajaib menteri seperti ini. Peneliti sejati tidak menunggu kasus tapi meneliti berdasarkan ide. Apalagi kasus seperti ini sudah diketahui ada sejak puluhan tahun sebelumnya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Fashion Termurah dan Terlengkap. Mau cantik? Masuk ruang dandan dulu dong

Photobucket

Ngobrol Bareng Saya

Categories

February 2008
M T W T F S S
    Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

Blog Stats

  • 851,052 hits
Lilypie Kids Birthday tickers
Lilypie Third Birthday tickers
Lilypie First Birthday tickers

Who’s Here?

Photobucket
Photobucket

%d bloggers like this: