25
Feb
08

What Happens Before and After Giving Birth? [Apa yang Terjadi Menjelang dan Setelah Melahirkan?]

Memasuki usia kehamilan minggu ke-32, rata2 para moms-to-be sudah tidak sabar lagi menanti hari H tiba. Bisa karena perut yg sudah semakin berat, rasa sakit bin pegal di pinggul, pinggang dan pantat yg semakin mendera, bengkak di kaki yg gak kunjung kempes.. atau juga memang sudah tidak sabar melihat wujud si kecil setelah hanya bisa melihat melalui USG atau USG 4D ^^

Nah, berikut adalah hal2 yg akan terjadi menjelang dan setelah melahirkan.. berdasarkan pengalaman saya.

Saya sudah menulis di blog saya ini mengenai tanda2 persalinan.. namun sayangnya saya tidak mengalami semuanya secara alami, tapi dipaksa untuk mengalami semuanya secara bertahap (dalam waktu singkat!) karena minggu kehamilan yg masih belum waktunya lahir. Hal tersebut dikarenakan ketuban saya yg pecah terlebih dahulu pada saat saya sedang berjalan2 di Citraland, sedang enak2nya mencari cross stitch yg rencananya akan menemani saya mengisi2 hari2 cuti😉 Eh sedang memilih2 model yg paling pas, saya merasa ada air yang keluar terus menerus di celana dalam saya yg tidak bisa saya tahan/stop. Akhirnya saya menuju toilet dan saya menyadari bahwa air ketuban saya sudah pecah (berdasarkan pengetahuan dr milis niyh, coba kalo gak pernah gabung milis, bisa2 gak tau kalo air ketuban udah pecah, hidup milis asiforbaby, hypno-birthing n sehat!!). Tanpa ba bi bu lagi saya langsung menuju ke RS tempat saya biasa kontrol. Sesampai di sana, dicek, ternyata memang benar air ketuban saya sudah pecah. Setelah di USG, oleh dokternya dibilang kalau air ketuban masih cukup untuk dicoba melahirkan normal karena kondisi saat itu sudah bukaan satu. Ketuban saya pecah jam 5 sore, nyampe RS sekitar jam 6an kurang.. USG, cek tensi, cek jantung bayi, semuanya baik2 saja. Kemudian masuk ke kamar rawat jam 8, disuruh tunggu sampe jam 1 pagi, kalo sampe jam 1 belum nambah bukaan baru akan dilakukan proses induksi.

Selama 5 jam (dari jam 8 ampe jam 1) saya merasa mulas tapi masih belum sakit bener, masih bisa ketawa2 sama suster2 yg ada.. masih bisa smsan dengan riang gembira.. jam 9an mulai muncul flek di pembalut. Waktu jam 1 dicek lagi (periksa dalam.. yg bikin saya sebel, karena sakit hiks) ternyata masih bukaan 2. Akhirnya di induksilah saya… dan mulailah mulas yg mendera terus menerus (mulas plus perut yg terasa kencang sekali, terasa di pusar, sangat berasa kencang).. sampai akhirnya saya gak bisa lagi ketawa2.. smsan jg mulai alakadarnya, cuma satu dua kata aja. Yang paling bikin saya sebel selama waktu2 itu adalah periksa dalam, bukan mulasnya. Tapi ya sudahlah, kalo gak diperiksa dalam gimana mau tau bukaan sudah sampe mana?

Setelah kontraksi yg terus menerus terjadi dan semakin lama semakin cepat (2 menit sekali.. sampe gak ada jedanya!!) akhirnya pada pukul 6 bukaan sampe ke angka 6 (thank God), dan saya pun diboyong menuju ruang bersalin. Di sana suami saya sudah setia menunggu untuk diperbolehkan masuk ke ruang bersalin.. Detik2 menuju melahirkan.. wuah.. penuh dengan remasan2 di lengan suami (haha! kapan lagi bisa meremas suami..?), rasa tidak sabar menunggu komplitnya bukaan, hingga akhirnya pukul 8.00 pagi lahirlah bayi mungil saya hanya dengan 2x mengejan. Sempat melakukan IMD, sayangnya gak bisa lama karena kondisi bayi saya warnanya agak biru jadi harus cepat dihangatkan. Kemudian dilanjutkanlah dengan proses jahit menjahit.. sudah gak terlalu berasa sakit lagi, sudah merasa lega karena kontraksi sudah berakhir.

Singkat cerita, kembalilah saya ke kamar rawat dan beristirahat, sementara bayi saya dibawa ke ruang bayi. Selama di kamar, saya tidur cuma bisa sebentar karena penasaran ingin berada bersama bayi saya. Ternyata setelah melahirkan pun rasa mulas masih terasa, dan itu adalah hal normal karena setelah melahirkan, rahim menciut dan itu yg menyebabkan munculnya rasa mulas. Sorenya bayi saya diserahkan ke saya, dan mulailah kami berdua belajar.. menyusu dan menyusui😀

Saya bersyukur mendapat RS yg bisa room in dengan bayi, sehingga walaupun badan rasanya masih sakit semua, tetapi bisa bersama dengan bayi saya adalah saat2 terindah di masa awal kehidupannya. Proses menyusui yg menyenangkan, memandangi wajah bayi saya saat dia tertidur.. membuat perasaan saya campur aduk, oh begini toh rasanya menjadi seorang ibu.. tak terbayangkan bahwa menjadi ibu bisa sangat indah seperti ini. “I miss my mom.. hiks.. I love you mom”


0 Responses to “What Happens Before and After Giving Birth? [Apa yang Terjadi Menjelang dan Setelah Melahirkan?]”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Fashion Termurah dan Terlengkap. Mau cantik? Masuk ruang dandan dulu dong

Photobucket

Ngobrol Bareng Saya

Categories

February 2008
M T W T F S S
    Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

Blog Stats

  • 851,052 hits
Lilypie Kids Birthday tickers
Lilypie Third Birthday tickers
Lilypie First Birthday tickers

Who’s Here?

Photobucket
Photobucket

%d bloggers like this: