10
Nov
08

Bila Anak Terkena Campak

Hati-hati bila anak demam dibarengi munculnya bercak merah di sekitar tubuh. Jangan dianggap enteng, Bu. Hari itu, di rumah keluarga Ibu Niken terjadi kepanikan. Pasalnya, kulit Nandia (13 bulan) berbercak merah, bahkan seperti menghitam. “Memang, beberapa hari ini dia panas tinggi. Tapi, saya pikir dia demam biasa saja,” ujar Ibu Niken dengan rasa bersalah.

Ternyata, dari pemeriksaan dokter menunjukkan bahwa Nandia terkena campak. “Hal itu bisa saja terjadi. Memang adakalanya penyakit campak tak terlihat karena campaknya belum keluar,” ujar DR.Sri Rezeki H.
Hadinegoro, Dr. Sp.A(K), dari RSUPN Cipto Mangunkusumo. Apa yang dialami Ibu Niken kerap juga dialami ibu-ibu lain. Mari kita mengenal campak lebih jauh, agar tak langsung panik saat menghadapinya.

Penyebabnya Adalah Virus

Penyakit campak/measles disebabkan oleh virus Morbili. Pada tahun 60-an, di Amerika campak merupakan penyakit yang mengakibatkan kematian 400 balita setiap tahunnya. Gejala campak memang agak sulit
dideteksi secara dini. Karena, gejala campak, seperti batuk, pilek, dan demam, menurut Sri, hampir sama dengan penyakit flu biasa. “Padahal, campak merupakan penyakit infeksi yang berbahaya.” Bahkan,
gejala munculnya bercak merah di kulit pun hampir mirip dengan karena keracunan obat atau alergi karena dingin.

Gejala awal penyakit campak ini dimulai dengan adanya batuk-batuk. Lalu, 1-2 hari kemudian timbul demam yang tinggi dan turun naik berkisar antara 38-40 derajat, selama lima hari. Biasanya dibarengi
dengan mata merah dan seperti berair.

Pada saat itu pula, biasanya muncul bintik putih seperti Koplik spot di sebelah dalam mulut. Dan ini biasanya akan bertahan 3-4 hari. Kadang-kadang juga disertai dengan munculnya diare. Memasuki hari
kelima demamnya akan tinggi sekali. “Pada waktu itulah, bercak merah mulai keluar.”

Bercak merah campak berbeda dengan bercak biang keringat, misalnya. Karena, biang keringat tidak dibarengi dengan demam. Bercak-bercak merah ini muncul secara bertahap dan merambat. Lokasi “khusus” ini biasanya muncul pertama kali di belakang kuping, leher, dada ke bawah, tangan, kaki lalu ke muka.

Jadi, terang Sri, bercak-bercak merah ini tak sekaligus muncul ke seluruh tubuh. Perlu waktu, biasanya seminggu barulah memenuhi seluruh tubuh. Tetapi, jika daya tahan tubuh anak cukup bagus bercak merahnya tak terlalu menyebar atau tak terlalu penuh. Umumnya jika bercak merah ini sudah keluar, demamnya akan turun dengan sendirinya. Usai itu, kulit kemudian menjadi hitam bersisik, kira-kira selama 2 minggu. Timbul warna kehitaman itu merupakan periode penyembuhan. Lama-lama tanda hitam itu akan rontok, hilang atau sembuh dengan sendirinya.

Yang jelas, bercak-bercak merah ini menimbulkan gatal luar biasa. Yang dikhawatirkan, kata Sri, timbul infeksi karena anak menggaruk dengan tangan yang tidak bersih. Infeksi ini muncul seperti bisul-bisul kecil bernanah. Ditambah lagi kebiasaan yang tidak benar dari para ibu ini, yang tidak memandikan anak yang sedang terkena campak. “Padahal anak yang campak, bila panasnya sudah turun tetap harus dimandikan,” tandas Sri. Minimal, dilap handuk basah untuk membersihkan keringatnya. Dan,
usahakan untuk menggunakan sabun bayi yang tak terlalu merangsang kulit atau yang tak terlalu keras. Gosoklah seluruh bagian tubuhnya seperti biasa, asal tidak terlalu keras. Justru, bila anak tak dimandikan, anak akan berkeringat dan tentu rasanya lebih gatal lagi. “Dengan mandi anak akan merasa nyaman. Nah, untuk mengurangi rasa gatalnya, sehabis mandi bisa dibedaki dengan salycyl talc,” papar Sri.

Komplikasi

“Yang terang, disebut campak apabila demam itu berlanjut dengan timbulnya bercak-bercak merah. Kita sering salah kaprah, bila anak demam tinggi dan tidak mengeluarkan bercak-bercak merah, menandakan
bahwa campaknya tidak keluar. “Tanpa bercak merah, kendati demamnya tinggi, namanya bukan campak.”

Anak yang terkena campak ini tergolong sakit berat. Paling tidak menghabiskan waktu sakit selama tiga minggu. Dan campak ini juga dikategorikan atas ringan dan berat. Disebut ringan, kata Sri, apabila
setelah keluar campak, demamnya akan turun. “Sedangkan campak yang berat bila sampai ada komplikasinya. Komplikasi itu bisa terjadi disepanjang berlangsung penyakitnya, ” jelas Sri. Komplikasi terberat bisa sampai menimbulkan kematian. Radang paru (pneumonia) merupakan komplikasi yang paling sering mengakibatkan kematian pada anak.

Komplikasi ini bisa terjadi karena virus Morbilli bisa menyebar melalui aliran darah ke mana-mana. Selain ke kulit, ke selaput lendir hidung, mulut, pencernaan. Bahkan bila virus itu masuk ke daerah otak bisa menimbulkan kejang-kejang, kesadaran menurun/ensefalopati.

Bila ke daerah pencernaan bisa menimbulkan diare atau muntah-muntah sehingga anak kekurangan cairan atau dehidrasi. Selain itu karena ada sariawan juga membuatnya perih dan tak mau makan. “Umumnya campak yang berat ini terjadi pada anak yang gizinya buruk,” ujar Sri.

Perlu diketahui, campak ditularkan lewat udara yang terhisap melalui hidung atau mulut. Karena penularannya terjadi langsung, penyakit campak menular begitu cepat. Penularan sudah berlangsung 1-2 hari sebelum keluarnya bercak-bercak merah. Karena itu, anak yang campak harus diisolasi agar tidak menularkan pada anak yang lain. Ia pun perlu mendapat istirahat yang cukup. Kemudian, makan bergizi.

Penanganan Campak

Anak yang diduga terkena campak harus dipastikan dulu apakah betul-betul campak atau bukan. Bila diagnosis sudah ditegakkan, dan tak ada komplikasi, anak cukup dirawat di rumah. “Tetapi, bila sampai
terjadi komplikasi harus dirawat di rumah sakit.”

Yang terang, bila campak tak diobati akan berbahaya karena dampaknya yang bisa bermacam-macam tadi. Anak pun akan rewel, sulit minum, tak bisa tidur, bisa kejang, kekurangan cairan, sesak nafas dan
sebagainya. “Jadi jangan punya anggapan bahwa campak didiamkanpun tak apa-apa. Karena ini termasuk penyakit berat,” tandas Sri.

Dan, pengobatan campak dilakukan untuk mengobati gejalanya. Hal ini disebabkan karena penyebab campak adalah virus. “Jadi, bukan mematikan virusnya. Karena begitu gejala penyakitnya timbul virusnya sendiri sudah tak ada,” jelas Sri. Jadi, anak akan diberi obat penurun panas untuk demam, obat sariawan untuk sariawan (bila ada), dan obat diare untuk mengatasi diarenya. Dan obat batuk untuk mengobati batuknya. Lalu disiapkan pula obat anti kejang bila anak punya bakat kejang.

Sebaiknya anak berpantang makanan yang merangsang batuk, seperti goreng-gorengan, permen dan coklat. Selain itu, berilah anak makanan yang mudah dicerna.

Umumnya bila anak terkena campak akan rentan sehingga mudah sekali terkena penyakit lain. Misalnya bila di sekitarnya ada yang flu, radang tenggorokan atau bahkan TBC, maka diapun bisa terkena. Biasanya
masa rentan ini berlangsung sebulan setelah sembuh.

Imunisasi

Lantas, apa yang bisa dilakukan untuk mencegahnya timbulnya campak pada anak?

Untuk diketahui, semua penyakit virus itu bersifat endemis. Artinya penyakit itu tidak mengenal musim, karena bisa muncul sepanjang tahun. Karena itu, pencegahan dilakukan hanya dengan imunisasi campak.
“Imunisasi pertama dilakukan pada usia antara 6-9 bulan. Lalu diulang pada usia 5-6 tan atau ketika sekolah TK atau SD kelas satu.”

Vaksin campak ini tergolong ringan sekali, tak ada efeknya. Cuma biasanya setelah satu minggu, badan agak hangat dan adakalanya diare. “Tapi, vaksin ini lebih ringan daripada vaksin DPT.”

Karena umumnya campak banak menyerang anak usia balita, itulah mengapa imunisasi diberikan di bawah usia setahun. Karena itu bila dalam satu keluarga, misalnya kakaknya yang usia TK terkena campak, lalu ada
adiknya yang masih bayi, orang tua harus ekstra hati-hati. “Jika adiknya belum diimunisasi akan berbahaya sekali. Sebaiknya kakak atau adiknya dipisahkan dari rumah, misalnya dititipkan atau tinggal
sementara di rumah nenek atau saudara lainnya,” saran Sri.

Kemudian, lakukan pemantauan terhadap si adik selama kurang lebih tiga minggu, apakah tertular atau tidak. Bila adiknya tak terkena dalam waktu itu, segera berikan imunisasi. “Tapi, bila yang terjadi dalam
waktu 3 minggu itu adiknya terkena campak, tak perlu diimunisasi tapi harus diobati.” Hal ini disebabkan, lanjut Sri, vaksin imunisasi merupakan virus yang hidup tapi dilemahkan. Jadi, kalau sudah tertular
virus dalam badannya maka jangan diberikan lagi.

Anak yang sudah mendapatkan imunisasi diharapkan tak terkena campak. Karena sudah ada imunnya. Kalau toh terkena tak akan sampai berat. Perlu diingat, “Seorang anak akan terkena campak sekali seumur hidup.
Kalau dikatakan sampai 2-3 kali terkena campak, itu salah, berarti diagnosisnya tak betul,” kata Sri.

Dan bila masa kecilnya tak terkena campak bisa saja terkena di usia setelah besar. Kecuali bila daya tahan tubuhnya kuat, ada kemungkinan tidak terkena.

Nah, sudah lebih jelas kan, Bu, Pak. Jadi, tidak panik lagi, ya.

MERAWAT ANAK CAMPAK

Bila anak tak perlu dirawat di rumah sakit, ada beberapa hal yang harus diperhatikan orang tua tatkala merawat anak campak, diantaranya:

  • Isolasi

Anak campak perlu diisolasi, karena akan mudah menularkan pada yang
lain. Terutama bila ada saudaranya yang masih bayi. Apalagi bila dia
belum mendapat imunisasi campak. Pisahkan mereka. Atau, untuk
sementara, bayi Anda mengungsi dulu ke rumah nenek atau saudara lain.

  • Peralatan Khusus

Untuk sementara waktu, selama sakit dan pemulihan, siapkan peralatan
khusus untuk si penderita. Misalnya, piring, gelas, sendok, handuk,
dan sebagainya. Ini untuk menghindrai penularan lewat kontak tak langsung.

  • Pengobatan yang Benar

Beri anak pengobatan yang selayaknya. Tentu saja atas konsultasi dan
resep dokter. Sehingga Anda bisa memberikan pengobatan yang tepat.

  • Jaga Kebersihan

Kendati dia sedang sakit, apabila sudah tidak panas, Anda tetap perlu
memandikannya. Agar si anak tetap merasa segar dan untuk mengurangi
rasa gatal yang ditimbulkan

About these ads

29 Responses to “Bila Anak Terkena Campak”


  1. November 10, 2008 at 9:06 am

    nambahin kalo campak itu ada campak biasa&roseola(campak jerman), Cara paling mudah untuk mengenalinya adalah saat munculnya rashes/bintik merah, kalau muncul setelah panas reda, itu adalah roseola, sedangkan pada campak munculnya saat badan masih panas.
    Tidak ada obat yg bisa menyembuhkan virus kecuali daya tahan tubuh. Mungkin vitamin dan sirup daya tahan tubuh jg nggak membantu…:-) justru yg sangat membantu adalah makan teratur dan tidur cukup, dan bila panas diatas 38.5 bisa diberikan paracetamol dg dosis sesuai….thx

  2. 2 tsukusi
    June 6, 2009 at 6:04 am

    @riris: thanks ya ris, aku nyari2 info ini. sepertinya anakku kena ROSEOLA bukan measels. soalnya muncul rashes sesudah panas reda.

    Thanks ya for sharing. mengupas campak di blog ini sangat membantu saya lho.

  3. 4 joice
    May 14, 2010 at 2:25 am

    makasih buat penjelasannya, tapi ada yg aku mau tanya nih, ada yg bilang kl anak terserang campak emank ga bisa di mandiin sampai campaknya kering, kemaren anak saya aku mandikan karena saya lihat campaknya sudah kering dan bahkan menghitam, tapi selesai aku mandiin kog badannya jadi hangat lagi sedangkan kakinya dingin? dan dari aku mandiin itu sampai sudah 3 hari ini kayak gitu terus, emank sih ga panas tinggi tapi kepalanya terasa hangat dan kakinya dingin. gimana tuh ya?

  4. July 18, 2010 at 2:17 pm

    Anak sy brumur 3bln, kok ad bercak2 putih dsekitar dahinya kyak panu gtu.. Ap ini brbahaya n bgmn cara mengobatinya? Thanks lots

  5. 6 SELLY ALINTA
    September 21, 2010 at 1:41 pm

    yang mau saya tanyakan, apakah pemberian asiklovir ada tempatnya pada anak yang terkena campak?

  6. 7 oeriep wae
    November 7, 2010 at 3:17 am

    tolong bos kirimi resep alami buat mengobati campak

  7. 8 LimLim
    November 19, 2010 at 12:36 pm

    Babyku 9bln, seminggu setelah diimunisasi campak, kok demam selama 2hari, lalu muncul bercak merah2, kata dokternya campak… kok bs ya setelah diimunisasi campak, kok malah jadi kena campak seminggu kemudian?

  8. 9 bunda zibran
    February 18, 2011 at 12:02 pm

    anak saya umur 4,5 bulan blm di imunisasi campak.dia ga panas cuma hangat di bagian kepala belakang saja,keluar air liur trus tapi tidak ada bintik putih di mulutnya,cuma memerah di blakang kuping leher dan dada.mnm susunya malah byk.anknya tetap hiperaktf dan tertwa trus jika siang,nmn mlm bru rewel.apakah termasuk bahaya ya ibu ibu?

  9. 10 Bayu
    March 10, 2011 at 1:39 am

    ibu..saya mw bertanya
    anak saya berusia 1 tahun dan belum sempat di imunisasi karena setiap akan di imunisasi anak saya sedang flu
    saat ini anak saya sedang terkena campak akan tetapi bercak merahnya terkadang hilang namun timbul lagi, apakah ini baik-baik saja

    Terima Kasih

    Bayu

  10. 11 jeanny
    May 25, 2011 at 3:26 am

    Apakah berbahaya jika anak yg sudah pernah sakit campak di vaksin campak lagi?

  11. 12 wahyu arsena
    October 19, 2011 at 12:43 am

    anak saya umur 10 bulan habis imunisasi tapi seminggu kemudian kok kena campak dan sekarang dah keluar bintik merah semua boleh dak dimandikan n bgm penanganannya trim

  12. 13 Mira
    January 17, 2012 at 12:24 am

    Buk,saya mw nany,saya puny adek,campakny udah hilang,tetapi matany merah dan keluar taik matany,kl page2 bangun tidur,matanya susah dibuka,untk tu kami bersihin pakek air panas,baru agk bisa dibuka..
    Tp tu waktu bangun tidur ja,
    Kira2 bahaya gk dok?..
    Trz obatny ap?
    Trims..
    Bisa sembuh gk dok?

  13. 14 Gita
    February 3, 2012 at 1:17 pm

    anak saya 9 bulan, setelah imunisasi CAMPAK 2 hari kemudian demam tinggi selama 48jam setelah normal keluar bercak merah
    umum gak ya…?? ko setelah imunisasi yg tadinya sehat malah kena campak

  14. 15 Shirly
    May 2, 2012 at 1:59 pm

    Boleh bertanya ya? Anak saya 3 tahun baru kena campak.. Ini sepertinya dalam masa pemulihan. Bintiknya sdh tdk keluar. Mulai menghitam kulitnya terutama didaerah selangkangan. Ɣªήğ ♏ªµ saya tanyakan. Kalau masa rentannya sebulan terus bolehkah anak tetap sekolah? Terimakasih

  15. 16 Willy
    May 28, 2012 at 10:59 pm

    @joice : hati2 ya kl anak panas tapi kaki dingin bisa jadi gejala step

  16. June 20, 2012 at 1:12 pm

    thanks bgt buat infonya.. numpang share ya, my baby saat ini lagi campak…

  17. 18 yonhita
    June 21, 2012 at 2:23 am

    anakku umurnya 13bln,skr ini lg kena campak.Panasnya naik trn slm 3hr,pas hr ke4 krn pnsnya dah ilang aku lsg memandikannya,kasihan pst bdnnya lengket dan terasa tdk nyaman.Pagi kumandikan sorenya lsg keluar bintik2 merah dileher,diblkg telinga,didada,dipunggung & dimukanya mulai dipenuhi jg. Msh boleh dimandiin kan?

  18. 19 violita
    July 12, 2012 at 1:59 pm

    wah.. jadi bingung nih.. bayiku 9bulan, skrg kena campak juga, kata ibu mertuaku dan tetangga2ku katanya gk boleh dimandiin… tapi setelah baca web ini infonya “boleh dimandiin”.. gimana nih..??

  19. 20 zikra
    February 14, 2013 at 5:03 pm

    Thanks infonya DR Sri Rejeki, namanya sama ama teman mda saya dia juga dokter Sri rejeki, makasih banget infonya sangat membantu saya, anak bungsu saya berumur 9bln dan belum divaksin campak dia terkena campak, alhamdulillah tidak terjadi komplikasi, setelah sembuh brp range waktu yang aman buat anak saya mendapatkan imunisasi campaknya sebelum usia 1thn? Thx B 4

  20. 21 dewi
    April 15, 2013 at 6:23 am

    thnks infonya…saya mau tanya anak saya sekarang usianya 7 bulang 2 minggu..saat ini dia sedang terkena campak..gejala awalnya batuk,pilek dan panas…lalu mulutnya pun ada putih2 sampai ke bibir. lalu muncul bercak2 merah di seluruh tubuhnya.apa yg harus aku lakukan karna ini anak pertama saya..dan dia pun belum di imunisasi campak..lalu usia berapa yg aman buat anak saya mendapatkan imunisasi campak…

  21. April 27, 2013 at 12:53 pm

    I think this is among the most vital information for me.
    And i’m glad reading your article. But wanna remark on few general things, The website style is ideal, the articles is really great : D. Good job, cheers

  22. October 27, 2013 at 11:41 pm

    Dok,anak sy usia’y jln 7bln stlh skt pns 2 mggu yg lalu skrg jd rentan trkena skt,sulit tidur dan sring menangis tiap mlm.. Sudah sy ksh parasetamol tp bdny ttp hangat.. Kira penyebab’y apa ya dok? Mhn jwbn’y..

  23. 25 rizkika ginting
    December 18, 2013 at 3:02 pm

    dok…
    sejauh mana pengetahuan ibu tentang campak pada balita?
    apakah campak pada balita sama dengan campak pada dewasa,
    kemudian apakah anak2 yg terkn campak adalah anak2 yg tdk diimunisasi campak?

  24. 26 rose sherly
    December 27, 2013 at 4:12 am

    anak sy skrg sakit campak tp qu bingung cara merawat nya. sudah 3 hr gak mandi. aq tkut badan nya gatal2. anak sy malah d usapin air nya kelapa..

  25. 27 luee
    February 18, 2014 at 11:32 am

    setau saya she obat campak yg mempan.
    obt cina
    klo gk slh nma obatnya .
    obat MAPO.
    biasanya itu obt untuk orng yg terkena sakit campak

  26. April 4, 2014 at 6:30 am

    wahhh bener sekali bahwa campak memang sangat ditakuti oleh semua para bunda-bunda dirumah, mari jauhkan anak kita dari penyakit campak, thanks

  27. July 9, 2014 at 11:26 am

    Reblogged this on umminyanak2's Blog and commented:
    assalamualaikum ummi…si kecil-ku sedang terkena campak…mohon doanya ya Umm supaya segera sembuh, pulih seperti sedia kala. amiiiin.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Fashion Termurah dan Terlengkap. Mau cantik? Masuk ruang dandan dulu dong

Photobucket

Ngobrol Bareng Saya

Categories

November 2008
M T W T F S S
« Oct   Mar »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Blog Stats

  • 506,531 hits
Lilypie Kids Birthday tickers
Lilypie Third Birthday tickers
Lilypie First Birthday tickers

Who’s Here?

Photobucket
Photobucket

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: